SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN LATANSA | SEMOGA DAPAT BERMANFAAT BAGI KALIAN |

14.5.09

profil latansa


A. Sejarah singkat La Tansa

PONDOK PESANTREN “LA TANSA” berlokasi di Parakansantri, Desa Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Berdiri di sebuah lembah seluas ±19 ha. yang secara geografis sangat rekreatif, representatif, edukatif, dan ideal untuk tempat tafaqquh fiddien.
Lembaga ini dilahirkan oleh Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung, Jayanti, Tangerang, sebagai suatu pengembangan wawasan dan pengembangan daya tampung dengan sistem pendidikan dan pengajaran yang lebih variatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan dinamika kehidupan dan laju perkembagan zaman yang selalu menuntut relevansi pengetahuan dan keterampilan. Lembaga ini dikelola oleh Yayasan “LA TANSA MASHIRO” yang didirikan oleh Drs. KH. Ahmad Rifa’i Arief (Alm) dengan Akta Notaris No. 4 Tanggal 9 Januari 1991 dan Akta perubahan No. 44 Tanggal 20 April 1998, beralamat di Parakansantri, Lebakgedong, Lebak, Banten. Pondok Pesantren “LA TANSA” didirikan atas kesadaran untuk membangun sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa, berwawasan luas, berilmu, berakhlakul-karimah (mukminin, muttaqien dan rosikhina fil’ilmi) kelak menjadi generai penerus bangsa, negara dan agama dalam pelbagai sektor kehidupan.

B. Landasan Filosofis, Visi dan Misi
a. Landasan Filosofis
وابتغ فيما آتاك الله الدار الآخرة و لاتنس نصيبك من الدنيا و أحسن كما أحسن الله إليك و لا تبغ الفساد فى الأرض إن الله لا يُحبّ المفسدين
( القصص : 77 )
“Dan tuntutlah dengan apa yang telah diberikan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat, dan jangan lupakan bagianmu di dunia, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berlaku baik kepadamu, dan jangan membuat kerusakan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang merusak” (QS Al-Qashash:77)
b. Visi
Mempersiapkan sumber daya manusia muslim yang memiliki ilmu pengetahuan yang seimbang secara bidimensional (dengan menghilangkan dikotomi duniawi dan ukhrawi) serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan yang ihsan fi ad-darain.
c. Misi
1. Mempersiapkan kader-kader muslim masa depan yang menguasai iptek, memiliki daya juang yang tinggi, mampu berkreasi secara inovatif, aktif dan dinamis di atas landasan iman dan taqwa yang kuat.
2. Mengkombinasikan kurikulum Pondok Modern dengan kurikulum Pendidikan Nasional dalam rangka menghilangkan kesan dikotomis antara ilmu pengetahuan umum dan agama.
3. Memperluas medan juang santri meliputi seluruh aspek kehidupan dengan bekal iman sebagai landasan keyakinan, pandangan dan sikap hidup yang haq.
4. Meningkatkan kemampuan professional dan pengetahuan tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan dan tuntutan dinamika kehidupan masyarakat.

C. Sistem Pendidikan Formal

a. Basis Pendidikan
Pendidikan formal Pondok Pesantren La Tansa berbasis SMP, SMA dan SMK.
b. Kurikulum
Kurikulum Pondok Pesantren La Tansa mengadopsi dua sistem kurikulm, yaitu sistem kuriklum Pondok Pesantren yang berkiblat kepada Pondok Modern Daarussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur dan sistem kurikulum nasional dengan terus mengikuti perkembangannya.

D. Guru

a. Jumlah

Jumlah Guru Tetap Yayasan saat ini berjumlah 183 orang.
b. Latar Belakang Pendidikan
Alumni pondok pesantren dan alumni sekolah umum yang telah melanjutkan studi ke jenjang S1 dan S2 di perguruan tinggi, di antaranya Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro, ISID, UPI Bandung, UNJ, UNPAK, UNES, UNS, UMJ, UMS, UIN Jakarta, UIN Bandung, IAIN Serang, Univ. Mercu Buana, Univ. Borobudur, UNIUS.

E. Santri

c. Pola Pembinaan

Para santri dibina secara intensif selama 24 jam agar memiliki kapasitas ilmu yang berimbang; antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum serta dibimbing secara ekstra ketat dalam latihan hidup beragama dan bermasyarakat, sehingga selepas dari Pondok Pesantren La Tansa diharapkan memiliki kesiapan untuk terjun ke masyarakat dengan dapat berperan aktif di segala lini dan dengan berbagai profesi.

d. Jumlah Santri
Jumlah santri saat ini mencapai 2132. Dengan perincian secara garis besar sebagai berikut:
- Tingkat SMP : 1296 santri
- Tingkat SMA : 748 santri
- Tingkat SMK : 88 santri

e. Asal Daerah
Asal dari daerah yang variatif, mulai dari Lebak, Pandegelang, Serang, Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Sukabumi, Karawang, Cikampek, Purwakarta, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Indramayu, Majalengka, Ciamis, Cirebon, Tegal, Brebes, Sragen, Klaten, Banyuwangi, Madura, Lampung, Palembang, Padang, Medan, Jambi, Riau, Batam, Aceh, Makassar, dan Irian Jaya.

F. Wali Santri

Latar belakang satus sosial Wali Santri Pondok Pesantren La Tansa cukup bervariasi, datang dari seluruh lapisan sosial masyarakat, pejabat pemerintahan, anggota dewan, karyawan BUMN dan swasta, petani, pengusaha, guru, kiyai, dosen, POLRI, TNI, dokter, dan lain-lain.

G. Alumni
a. Jumlah
Total alumni terhitung sejak tahun pelajaran 1993-1994 s.d. 2007-2008 berjumlah 2288 orang.
b. Kelanjutan Studi Di dalam Negeri
Kelanjutan studi alumni di dalam negeri tersebar di perguruan tinggi negeri dan swasta dengan program studi yang beragam seperti: STIE La Tansa Mashiro, STAI La Tansa Mashiro, Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro, UI, ITB IPB, UGM, Unpad, UNSRI, UNILA, UNJEM, Univ. Jayabaya, Univ. Pancasila, Univ. Pakuan, UNAS, UBK, UNISBA, UNINUS, Univ. Ibnu Kholdun, STEI TAZKIA, Univ. Trisakti, Univ. Indonesia Esa Unggul, Univ. Paramadina, ICAS, dll. Alumni La Tansa ada juga yang melanjutkan ke luar negeri seperti Mesir, Maroko, Madinah, Jerman, Kanada.
c. Kelanjutan Studi Di luar Negeri
Kelanjutan studi alumni di luar negeri tersebar di : Universitas Al Azhar Mesir, Maroko, Jerman, McGill, Montreal, Kanada, dan Melbroune University, Australia.
d. Kiprah Alumni
Alumni Pondok Pesantren La Tansa telah mampu berkiprah di beberapa sektor formal dan informal di antaranya: sebagai guru, dosen, da’i peneliti, pengusaha, pengacara, politisi, prajurit TNI dan POLRI, dokter, bidan, aktivis LSM, pejabat pemerintahan, musisi, dll.

H. Sarana dan Prasarana yang dimiliki
a. Sarana Ibadah
Masjid jami’ “Mas’adul Husein” 2 lantai, dengan ukuran 1.856 m2.
b. Asrama putra
1. Gedung Ibnu Rusyd 2 lantai, dengan ukuran 960 m2 terdiri atas 14 lokal
2. Gedung Ibnu Miskawaih 2 lantai dengan ukuran 1.020 m2 terdiri atas 12 lokal
3. Gedung Rifa’i I, 2 lantai, dengan ukuran 372 m2 terdiri atas 8 lokal.
4. Gedung Rifa’i II, 2 lantai, dengan ukuran 320 m2 terdiri atas 16 lokal
5. Gedung Rifa’i III, 2 lantai, dengan ukuran 720 m2 terdiri atas 16 lokal (tahap pembangunan)
6. Gedung Habibi 2, lantai, dengan ukuran 372 m2 terdiri atas 8 lokal.
c. Asrama Putri
1. Gedung Khadijah 2 lantai, dengan ukuran 396 m2 terdiri atas 12 lokal
2. Gedung Hafshah 2 lantai, dengan ukuran 396 m2 terdiri atas 12 lokal
3. Gedung Habibah 2 lantai, dengan ukuran 462 m2 terdiri atas 12 lokal
4. Gedung ‘Aisyah 2 lantai, dengan ukuran 462 m2 terdiri atas 12 lokal
5. Gedung Halimatus Sa’diyah 2 lantai, dengan ukuran 864 m2 terdiri atas 24 lokal
6. Gedung Saudah 2 lantai, dengan ukuran 396 m2 terdiri atas 12 lokal
7. Gedung Mastufah 2 lantai, dengan ukuran 864 m2 terdiri atas 12 lokal
8. Gedung Ummi Kulsum 2 lantai, dengan ukuran 157 m2 terdiri atas 6 lokal
d. Ruang Belajar
1. Gedung Ibnu Taimiyah 2 lantai, dengan ukuran 1.120 m2 terdiri atas 14 lokal
2. Gedung Ibnu Sina 3 lantai, dengan ukuran 1.680 m2 terdiri atas 21 lokal
3. Gedung Al-Maghfiroh 2 lantai, dengan ukuran 560 m2 terdiri atas 8 lokal
4. Gedung Ibnu Khaldun 1 lantai, dengan ukuran 1.680 m2 terdiri atas 4 lokal
5. Gedung Al-Kindi 1 lantai, dengan ukuran 1.680 m2 terdiri atas 4 lokal
6. Gedung Ibnu Bathutah 3 lantai, dengan ukuran 94 m2 terdiri atas 6 lokal Kelas Multimedia
7. Gedung Ibnu Thufail 2 lantai, dengan ukuran 94 m2 terdiri atas 6 lokal
e. Ruang Praktek Laboratorium dan Perpustakaan
1. Laboratorium Bahasa 2 lokal
2. Laboratorium Kimia 1 lokal
3. Laboratorium Biologi 1 lokal
4. Laboratorium Fisika 1 lokal
5. Laboratorium Komputer 3 lokal
6. Laboratorium Komputer SMK
7. Perpustakaan
f. Perkantoran
1. Gedung Mardhotillah, dengan ukuran 210 m2, terdiri dari Kantor Sekretariat Pesantren dan Bendaharan Pesantren.
2. Kantor Tata Usaha SMA berikut Kantor Kepala SMA
3. Kantor Tata Usaha SMP berikut Kantor Kepala SMP
4. Kantor Tata Usaha SMK berikut Kantor Kepala SMK
5. Kantor Bagian Pengajaran
6. Kantor Bagian Pengasuhan Putra
7. Kantor Bagian Pengasuhan Putri
8. Kantor Bagian Kesehatan
9. Kantor Bagian Olah Raga
g. Perumahan Guru
1. 1 unit 2 lantai, dengan ukuran 168 m2 untuk 2 keluarga.
2. 1 unit 3 lantai, dengan ukuran 252 m2 untuk 3 keluarga.
3. 2 unit 2 lantai, dengan ukuran 360 m2 untuk 8 keluarga.
4. 6 unit 1 lantai, dengan ukuran 504 m2 untuk 12 keluarga.
5. 4 unit 2/3 lantai, dengan ukuran 432 m2 untuk 9 keluarga.
6. 2 unit 2 lantai, dengan ukuran 336 m2 untuk asatidz bujang (Pria).
7. 1 unit 1 lantai, dengan ukuran 70 m2 untuk ustadzaat bujang (Wanita).
8. 3 unit 1 lantai, dengan ukuran 105 m2 untuk karyawan bujang.
h. Perkantoran Organisasi Siswa
1. Kantor OSIS Putra (Organisasi Santri Ikhwanush Shofwa)
2. Kantor OSIS Putri (Organisasi Santri Akhwatush Shofwa)
3. Kantor Koordinator Gerakan Pramuka
i. Fasilitas Olah Raga
1. 2 lapangan bola
2. 2 lapangan basket
3. 2 lapangan volly
4. 2 lapangan badminton
5. 1 lapangan Futsal
6. 5 table tenis meja
j. Dapur Umum
1. Dapur Asaatidz (Guru laki-laki) bujangan
2. Dapur Ustadzaat (Guru perempuan) bujangan
3. Dapur A Santriwan
4. Dapur B Santriwan
5. Dapur C Santriwati
k. Fasilitas Penunjang
1. Photo Copy dan Percetakan
2. Wartel Putra
3. Wartel Putri
4. Klinik
5. Tabungan La Tansa (Tabsanla) Putra
6. Tabungan La Tansa (Tabsanla) Putri
7. Koperasi Pesantren Putra
8. Koperasi Pesantren Putri
9. Kantin Putra
10. Kantin Putra
11. Warung Amal
12. Radio FM Suara La Tansa (107.75 MHz)
13. Studio Rekaman, Video Editing, dan Audio Video
14. Studio Band
15. Ruang keterampilan
16. Wisma La Tansa 2 lantai terdiri dari 6 lokal
17. Kolam renang anak-anak
l. Sarana Transportasi Pesantren
1. 7 kendaraan motor untuk mobilitas kerja tiap bagian
2. 2 kendaraan motor untuk mobilitas penyediaan logistik (dapur)
3. 1 kendaraan roda empat untuk mobilitas penyediaan logistik (dapur)
4. 2 kendaraan mini bus
5. 1 kendaraan roda empat
6. 1 truk angkutan ¾ untuk mobilitas pembangunan pesantren
m. Fasilitas Lain-lain
1. Panggung Auditorium
2. 1 buah Diesel pembangkit listrik
3. Sound System
4. 1 alat Fogging (Pengasapan)

I. Pendanaan dan Sumber Dana
- Pesantren mencari dana tambahan untuk mengembangkan program kegiatan.
- Pesantren mengalokasikan dana untuk program peningkatan mutu pesantren di luar biaya operasional.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk program peningkatan kegiatan ekstra kurikuler dan organisasi santri.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk program peningkatan kualitas belajar siswa.
- Pesantren menyediakan biaya untuk kegiatan kreativitas peserta didik.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk program peningkatan profesionalisme guru.
- Pesantren menyediakan biaya untuk kegiatan kreativitas guru.
- Pesantren melaksanakan subsidi silang kepada siswa yang kurang mampu.
- Pesantren mencarikan dana beasiswa bagi siswa yang kurang mampu.
- Pesantren memberikan dana beasiswa bagi siswa berprestasi.
- Pesantren mencarikan dana beasiswa bagi siswa berprestasi.
- Pesantren memberikan dana beasiswa pendidikan bagi guru berdedikasi tinggi.
- Pesantren memberangkatkan haji bagi guru berdedikasi tinggi.
- Pesantren mengalokasikan anggaran untuk kelebihan jam mengajar guru.
- Pesantren mengalokasikan anggaran untuk kelebihan jam mengajar guru.
- Pesantren mengalokasikan anggaran untuk dana kesehatan peserta didik.
- Pesantren mengalokasikan dana makan 3 kali sehari untuk guru bujangan, peserta didik, pegawai dan karyawan.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk mensubsidi biaya pernikahan guru dan pegawai.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk mensubsidi biaya kesehatan guru dan pegawai.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk mensubsidi biaya pengurusan jenazah guru dan pegawai.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk mensubsidi biaya meubleur dan peralatan rumah tangga guru dan pegawai.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk membangun tempat tinggal guru dan pegawai bujangan.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk membangun tempat tinggal guru berkeluarga.
- Pesantren menyediakan anggaran untuk mensubsidi biaya pendidikan putra/i guru yang mengenyam pendidikan SMP, SMA s.d. Perguruan Tinggi La Tansa .
- Pesantren telah menyediakan 9 (sembilan) kendaraan motor inventaris untuk menunjang mobilisasi kinerja bagian-bagian dalam pesantren.
- Pesantren telah menyediakan kendaraan roda empat inventaris (1 bus, 1 mobil ¾, 1 Mitsubishi Kuda) untuk menunjang program kegiatan pesantren.
- Pesantren telah menyediakan 1 buah dan 1 mobil Kijang Losbak untuk menunjang kegiatan pembangunan.
- Pesantren menganggarkan dana pemeliharaan kendaraan-kendaraan motor inventrais dan kendaraan roda empat.
- Sewaktu-waktu pesantren memberikan bantuan dana pembangunan tempat-tempat peribadatan masyarakat sekitar pesantren.
- Sewaktu-waktu pesantren memberikan bantuan dana sosial untuk masyarakat sekitar.
- Pelaksanaan APBP (Anggaran Pendapatan dan Belanja Pesantren) sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
- Pengelolaan keuangan pesantren dilaporkan kepada yayasan.
- Laporan pertanggungjawaban keuangan pesantren setiap tahunnya disampaikan secara terbuka.
- Partisipasi masyarakat dalam pengembangan sumber dana dan pendanaan diharapkan mencapai 57,5 %.

J. Organisasi dan Kelembagaan
- Pesantren memiliki akta pendirian/kelembagaan.
- Pesantren memiliki hubungan kelembagaan dengan komite sekolah dan ikatan alumni.
- Pesantren memiliki bagan atau struktur organisasi yang lengkap serta uraian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pada masing-masing anggota organisasi.
- Bagan atau struktur pesantren disusun sesuai dengan beban kerja dan kebutuhan.
- Pemimpin Pesantren dibantu oleh Majelis Guru dan Staf Sekretariat Pesantren menetapkan pembagian kerja (job description) di antara staf dengan kewenangan yang jelas.
- Pesantren memiliki peraturan khusus di luar aturan yang dibuat oleh pemerintah dan yayasan dalam rangka meningkatkan efektivitas pembelajaran.
- Pesantren memiliki jaringan kerja (network) dengan lembaga pendidikan lain dalam satu daerah untuk mengembangkan pesantren.
- Pesantren memiliki jaringan kerja (network) dengan lembaga pendidikan lain di luar daerah untuk mengembangkan pesantren.
- Pesantren memiliki jaringan kerja (network) dengan lembaga non pendidikan untuk mengembangkan pesantren.
- Pesantren memiliki jaringan kerja (network) dengan alumni di luar negeri untuk mengembangkan pesantren.

K. Partisipasi Masyarakat
- Pesantren melibatkan orang tua siswa dalam menyusun perencanaan program sekolah.
- Pesantren melibatkan orang tua siswa dalam pelaksanaan program peningkatan mutu.
- Pesantren memiliki organisasi sejenis Komite Sekolah
- Peran serta orang tua santri dan masyarakat dalam kegiatan pendidikan baru mencapai 70% dari target yang diharapkan.

L. Lingkungan dan Budaya Pesantren
- Pesantren mealaksanakan program kebersihan ruang kelas dan gedung sekolah dengan prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
- Pesantren mealaksanakan program kebersihan kamar dan asrama dengan prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
- Pesantren mealaksanakan program kebersihan lingkungansekolah dengan prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
- Pesantren melaksanakan program keamanan dengan prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
- Pesantren memiliki pagar dan gerbang yang selalu dijaga, untuk menjaga keutuhan lingkungan belajar pesantren.
- Pesantren melaksanakan program keindahan lingkungan dengan prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
- Pesantren memiliki taman-taman pesantren.
- Pesantren melaksanakan program penghijauan lingkungan.
- Pesantren melaksanakan program ketertiban.
- Pesantren membiasakan disiplin berpakaian.
- Pesantren menetapkan pelarangan merokok bagi peserta didik.
- Pesantren menetapkan pelarangan merokok bagi guru dan wali santri secara yang merokok scara demonstratif.
- Pesantren menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan pembiasaan belajar bagi warga sekolah, seperti diskusi, tukar informasi, kelompok lingkar pena, menjadwal belajar terbimbing, mewajibkan peserta didik untuk keluar kamar setelah shalat Isya untuk belajar malam.
- Pesantren menyelenggarakan kegiatan kelompok belajar bagi siswa, seperti kelompok belajar bahasa Arab, bahasa Inggris, Kelompok MAFIKIB, kelompok penghafal al Quran, kelompok pidato, dan lain-lain.
- Pesantren menerapkan budaya yang menjadi ciri khas sekolah :
a. Berbicara bahasa Arab dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
b. Peserta didik mengucapkan salam kepada guru dan/atau ketika bertemu sesama teman.
c. Pesantren mewajibkan menghormati tamu.
d. Mewajibkan menengok teman kelas dan/atau kamar yang sakit.
e. Melayani teman yang sakit atau sedang dirawat di ruang kesehatan.
f. Mewajibkan peserta didik untuk membawa buku pelajaran saat
g. Pesantren memberikan kesempatan kepada warga pesantren untuk beribadah sesuai dengan madzhab yang diyakini.
h. Pesantren membangun hubungan yang harmonis sesama warga pesantren.
i. Pesantren membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar lingkungan pesantren.
j. Pesantren berupaya menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar lingkungan pesantren.
k. Rekrutmen masyarakat sekitar pesantren untuk bekerja sebagai karyawan bangunan, cuci, dapur, kemanan, pembantu guru-guru berkeluarga dan kebersihan.
l. Penyaluran zakat dan hewan qurban ke masyarakat sekitar yang berhak.
m. Pemeberian dana santunan sosial.
n. Pemberian subsidi dana dan bahan bangunan untuk membangun masjid, musholla dan Majelis Talim.
o. Pemberian subsidi dana untuk kegiatan kemasyarakatan.
p. Pembebasan biaya pendidikan bagi yang mengenyam pendidikan di Pontren La Tansa dan tidak mampu.
q. Membantu memberikan fasilitas-fasilitas
r. Mengutus guru untuk menjadi penceramah pada kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat sekitar.
s. Menyumbangkan personil untuk menjadi utusan dari kecamatan Lebakgedong dan Cipanas guna mengikuti perlombaan-perlombaan yang berskala kabupaten dan propinsi.
t. Mendatangi undangan karyawan pesantren dari masyarakat sekitar yang menggelar suatu acara, sekaligus memberikan bantuan materil.
u. Mengundang jajaran Muspika dan tokoh masyarakat dalam acara-acara penting kepesantrenan.
v. Mendatangi undangan tokoh masyarakat.
w. Ikut mempromosikan keunggulan-keunggulan potensi alam sekitar pesantren.
x. Mengadakan perlombaan-perlombaan dengan masyarakat sekitar.

M. Prestasi

Diusianya yang ke-17 ini, La Tansa telah berpartisipasi aktif dalam beragam ajang perlombaan, baik di bidang pendidikan, seni dan budaya, maupun kepramukaan, dan dengan izin Allah La Tansa mampu menorehkan ukiran prestasi gemilang dengan meraih beberapa kejuaraan. Di antaranya sebagai berikut:
a. Prestasi Akademik
NO PEROMBAAN TAHUN PENYELENGGARA KETERANGAN
1 CEPAT TEPAT TINGKAT KABUPATEN 2006 WILBI, DINAS PENDIDIKAN JUARA 3
2 PESTA SAIN NASIONAL 2006 IPB PARTISIPAN
3 OLIMIPADE SAIN MATEMATIKA 2006 DINAS PENDIDIKAN KAB.LEBAK JUARA 2
4 OLOMPIADE SAIN MATEMATIKA 2006 DINAS PENDIDIKAN PROV. BANTEN JUARA 3
5 SAIN KOMPETISI SMP/SMA SE PROV. BANTEN 2006 PONPES LA TANSA JUARA 1
6 PESTA SAIN NASIONAL 2007 INSTITUT PERTANIAN BOGOR SEMIFINALIS FISIKA
7 METABOLISMA ITI 2007 INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA SEMIFINALIS
8 LOMBA MENGARANG 3 BAHASA 2007 PROV. BANTEN JUARA 2 B. ARAB
JUARA HARAPAN 1 B. ARAB
SELEKSI BEASISWA UTUSAN DAERAH PROV. BANTEN 2007 DEPAG PROV. BANTEN MASUK ITB JURUSAN MATEMATIKA
9 SELEKSI LOMBA CEPAT TEPAT BIOLOGI NASIONAL 2008 UNTIRTA JUARA 1
10 LOMBA CEPAT TEPAT BIOLOGI NASIONAL 2008 UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA SEMIFINALIS
11 LOMBA CEPAT TEPAT BIOLOGI SE-PROV BANTEN 2008 UNTIRTA JUARA 3 PUTRI
JUARA HARAPAN
12 METABOLISMA ITI 2008 INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA SEMIFINALIS
13 OLIMPIADE SAIN KAB 2008 DINAS PENDIDIKAN KAB.LEBAK JUARA 1 BIOLOGI
14 LOMBA SISWA TELADAN 2008 DINAS PENDIDIKAN KAB.LEBAK JUARA 1 PUTRI
JUARA 2 PUTRA
15 LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA (KIR) 2008 DINAS PENDIDIKAN KAB.LEBAK JUARA 2 PUTRI
JUARA 4 PUTRA
16 LOMBA MENGARANG 3 BAHASA 2008 PROV. BANTEN JUARA 2 B. ARAB
JUARA HARAPAN 2 B. ARAB
17 SELEKSI BEASISWA UTUSAN DAERAH PROV. BANTEN 2008 DEPAG PROV. BANTEN MASUK IPB JURUSAN GIZI
18 SAIN KOMPETISI SD/SMP/SMA SE-PROV.BANTEN 2008 PONPES LA TANSA JUARA 1
19 SELEKSI OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL ITB 2008 PROV. BANTEN JUARA 3
20 PESTA SAIN NASIONAL 2008 IPB PARTISIPAN
b. Kebahasaan:
o Juara I Lomba Pidato Bahasa Inggris antar Pondok Pesantren Jawa Barat di Bandung, tahun 1999.
o Juara I Lomba Pidato Bahasa Inggris antar Pondok Pesantren Se-Jawa dan Bali di IAIN Jogjakarta, tahun 2001.
o Juara I Lomba Debat Bahasa Inggris antar Pondok Pesantren Se-Jawa dan Bali di IAIN Jogjakarta, tahun 2001.
o Juara I Lomba Pidato Bahasa Arab antar Pondok Pesantren Se-Jawa dan Bali di IAIN Jogjakarta, tahun 2001.
o Juara II Lomba Debat Bahasa Arab antar Pondok Pesantren Se-Jawa dan Bali di IAIN Jogjakarta, tahun 2001.
c. Ekstrakurikuler:
o Runner Up Kompetisi Marching Band di Mall Metropolis tahun 2004.
o Juara Umum Piala Wali Kota Tangerang pada event Tangerang Open Marching Band (TOM), tahun 2005.
o Juara Umum Piala Wakil Presiden dan Koni Pusat pada Daarunajah Open Marching Band tahun 2006.
o Juara Umum Daar el Qolam Open Marching Band (DOM) I dan II tahun 2004.
o Undangan Pawai Ta’arruf MTQ tingkat Kabupaten Lebak dan Propinsi Banten tahun 2005.
o Juara Umum pada Kompetisi Marching Band Drum Band Terbuka (KOMBAT) di kota Tangerang tahun 2004
o Juara Umum pada Kompetisi Marching Band Drum Band Terbuka (SUBARU KOMBAT) di kota Tangerang tahun 2005
o Sebagai salah satu sekolah yang menjadi perwakilan untuk turut mengikuti acara Parade Senja yang telah dilangsungkan di Istana Merdeka dan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak H. Drs. Susilo Bambang Yudhoyono, tahun 2008.
o Juara Umum pada DMC (Daarunnajah Marching Band) di Jakarta, memperebutkan Piala Bergilir Wapres dan Ketua Koni Pusat, tahun 2008.
o Juara 3 lomba tenis meja se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 1 lomba Volly se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 1 lomba Basket se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 2 lomba Nasyid se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 3 lomba Marawis se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 1 lomba Kaligrafi Naskah se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
o Juara 2 lomba MSQ se-Jabotabek dan banten pada acara Porseni dan Milad Pon Pes Daar El Qolam ke 40 th, tahun 2007.
• Sebagai salah satu sekolah yang menjadi kontingen Propinsi Jawa Barat untuk mengikuti Jambore tingkat nasional di Cibubur, tahun 1999.
• Juara I Tk. Penegak Perkemahan antar Pondok Pesantren alumni Gontor, tahun 2002.
• Sebagai salah satu sekolah yang menjadi kontingen Propinsi Banten untuk mengikuti Jambore tingkat nasional di Cibubur, tahun 2005.
• Sebagai salah satu sekolah yang menjadi kontingen Polda Propinsi Banten untuk mengikuti Jambore di Polda Metro Jaya, tahun 2005.
• Juara 3 Tk. Penggalang & Penegak pada perkhutba 40 th Daar El Qolam, tahun 2007.
• Juara Umum pada perkhutsy Daarunnajah, Ulujami, tahun 2007.
• Juara 2 Tk. Penggalang & Penegak pada AGRASI Al Mizan, tahun 2007.
• Juara 1 Tk. Penegak RAIKAN RANTING Ciuyah, tahun 2007.
• Juara Umum AKRAMASI 2, Daarul Ulum Lido, tahun 2007.
• Juara Umum LARGALANG 3 Hayatan Thoyyibah Sukabumi, tahun 2007.
• Juara 3 Tk. Penggalang & Penegak pada AKRAMASI 4 Daarul Ulum Sukabumi, tahun 2008.
• Juara Umum & Favorit pada LARGALANG 4 Hayatan Thoyyibah Sukabumi, tahun 2008.
• Kontingen Kambore Asia Tenggara, Cibubur, Jakarta

Comments :

0 komentar to “profil latansa”

Poskan Komentar

 

Copyright © 2009 by pondok pesantren latansa